PIJARTIMES.COM, BULELENG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng terus mendorong peningkatan kapasitas dan peran kader perempuan hingga ke tingkat akar rumput. Langkah tersebut dipandang penting untuk memperkuat organisasi sekaligus memastikan kader perempuan dapat mengambil peran dalam menjawab persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng, Gede Supriatna, menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Koordinasi Bidang Perempuan DPC PDI Perjuangan Buleleng yang berlangsung di Wisma PLN Candi Kuning, Bedugul, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan ini melibatkan sekitar ratusan kader perempuan PDI Perjuangan dari jajaran DPC dan PAC se-Kabupaten Buleleng. Selain kader partai, kegiatan tersebut juga dihadiri Gatriwara dan para simpatisan.
Supriatna menjelaskan, dari sisi struktur organisasi, keterwakilan perempuan di PDI Perjuangan Buleleng sudah berjalan di berbagai tingkatan, mulai dari ranting, PAC hingga DPC. Kendati demikian, tantangan masih muncul dalam hal regenerasi, terutama untuk menjaring kader perempuan dari kelompok usia muda.
Salah satu penyebabnya, kata Supriatna, adalah banyaknya generasi muda Buleleng yang memilih melanjutkan pendidikan maupun bekerja di luar daerah setelah menamatkan pendidikan SMA.
“Untuk merekrut kader perempuan dari generasi yang lebih muda, generasi milenial, ini agak kesulitan. Setelah melanjutkan tingkat SMA, mereka banyak keluar kabupaten, ada yang kuliah ke Denpasar maupun langsung bekerja ke luar daerah,” ujarnya.
Situasi tersebut membuat kader serta simpatisan perempuan yang selama ini aktif di desa maupun kecamatan memiliki posisi yang semakin penting. Mereka diharapkan tetap aktif membangun komunikasi dengan masyarakat dan menggerakkan perempuan di wilayah masing-masing.
Menurut Supriatna, keberadaan kader perempuan juga dibutuhkan untuk membantu mengidentifikasi sekaligus ikut mencari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Keberadaan mereka sangat penting saat ini. Kita harapkan mereka terus bergerak,” imbuh politisi asal Desa Tejakula ini.
Selain penguatan di tingkat daerah, Supriatna berharap DPP PDI Perjuangan dapat lebih rutin hadir di daerah untuk memberikan pembekalan terkait ideologi dan organisasi. Menurutnya, interaksi langsung dengan jajaran pengurus pusat dapat menjadi dorongan tersendiri bagi kader di tingkat bawah.
“Hal-hal seperti ini kita harapkan terus dilaksanakan agar kader kader khusunya ditingkat ranting maupun PAC mendapatkan motivasi,” imbuhnya.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga, turut memperkenalkan program Perempuan Penggerak Akar Rumput (PPAR).
Program PPAR merupakan salah satu agenda prioritas DPP PDI Perjuangan di bidang Perempuan dan Anak. Program ini diarahkan untuk membangun keberanian perempuan dalam menyampaikan aspirasi, mengangkat persoalan di lingkungan sekitar, serta menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama mencari penyelesaian.



