Sinabung Siaga, Kementerian PU Cek Kesiapan Sabo Dam

sinabung-pijartimes
Sabo Dam di Kawasan Gunung Sinabung, Karo, Sumatera Utara

PIJARTIMES.COM, KARO – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meningkatkan kesiapsiagaan infrastruktur di kawasan Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik gunung tersebut yang kini berada pada Level III atau Siaga.

Salah satu perhatian utama adalah memastikan seluruh infrastruktur pengendali sedimen, khususnya Sabo Dam, dalam kondisi baik dan mampu menjalankan fungsinya apabila terjadi aliran lahar dingin.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur maupun sumber daya Kementerian PU menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi bencana. Menurutnya, kecepatan respons diperlukan agar dampak bencana terhadap masyarakat dapat diminimalkan, terutama terkait akses yang menjadi kebutuhan utama warga.

“Begitu terjadi bencana, kita harus segera bergerak di lapangan. Yang utama adalah memastikan akses masyarakat tetap terlayani. Kementerian PU akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait agar penanganan berjalan cepat,” kata Menteri Dody.

Pemeriksaan terhadap Sabo Dam di kawasan Gunung Sinabung dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bangunan pengendali sedimen dan material lahar tetap berfungsi secara optimal dalam mengurangi potensi risiko bagi masyarakat serta infrastruktur yang berada di wilayah hilir.

Baca Juga:  Kementerian PU Bangun Akses KEK Bitung

Kesiapan Sabo Dam menjadi penting karena material vulkanik yang berada di lereng dan sekitar Gunung Sinabung dapat terbawa aliran air ketika hujan turun. Kondisi tersebut berpotensi memicu aliran debris atau banjir lahar dingin.

IKLAN
Advertisement

Material yang terbawa dapat berupa pasir, kerikil hingga batu berukuran besar. Jika tidak terkendali, material tersebut berpotensi menghambat aliran sungai dan menimbulkan dampak terhadap permukiman, lahan pertanian maupun berbagai infrastruktur yang berada di sepanjang aliran sungai.

28 Sabo Dam di Empat Aliran Sungai

Infrastruktur Sabo Dam di kawasan Gunung Sinabung mulai dibangun pada 2016 dan penyelesaiannya dilakukan hingga 2019. Secara keseluruhan, terdapat 28 bangunan Sabo Dam yang tersebar pada empat aliran sungai, yakni Sungai Lau Borus, Lau Perita, Lau Perbaji, dan Lau Bekerah.

Bangunan tersebut memiliki fungsi strategis sebagai pengendali material vulkanik sebelum mencapai kawasan hilir. Sabo Dam dirancang untuk mengatur arah aliran sekaligus menahan dan menampung sedimen yang terbawa arus sungai.

Dengan meningkatnya aktivitas Gunung Sinabung, pemeriksaan dan pemeliharaan infrastruktur pengendali lahar menjadi bagian penting dari langkah mitigasi. Kementerian PU memastikan kesiapan tersebut terus diperkuat agar infrastruktur dapat berfungsi ketika kondisi darurat terjadi.

Baca Juga:  Sriyanto Saputro Dorong Percepatan Jalan Jayapura-Wamena

Selain menjaga fungsi bangunan pengendali sedimen, koordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai unsur terkait juga menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan apabila bencana terjadi. Dalam kondisi tersebut, keselamatan masyarakat dan keberlangsungan akses menjadi prioritas.

Terpopuler