“Harapan kami, melalui pertemuan ini, optimalisasi penggunaan Kartu Kredit Indonesia dan pemanfaatan platform KILAT Denbukit dapat berjalan semakin baik. Perencanaan, pelaksanaan, integrasi, pemantauan, hingga pengawasan keuangan harus terhubung sehingga pengelolaan belanja daerah semakin efektif, efisien, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” harapnya.
Melalui penguatan penggunaan KKI dan pemanfaatan KILAT Denbukit, Pemkab Buleleng berupaya membangun sistem pengelolaan keuangan daerah yang semakin terintegrasi dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Upaya tersebut diharapkan tidak hanya mempermudah proses administrasi dan transaksi pemerintah, tetapi juga memperkuat pengawasan anggaran serta mendorong partisipasi UMKM lokal dalam ekosistem pembayaran digital. Dengan demikian, transformasi keuangan daerah diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi penyelenggaraan pemerintahan dan masyarakat Buleleng.



