Pemkab Badung Perkuat UMKM Kriya

sosialisasi-umkm-badung-pijartimes
Sosialisasi Penguatan UMKM di Badung Oleh Pemkab Badung

PIJARTIMES.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung terus mendorong penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya pelaku usaha di bidang kerajinan atau kriya. Upaya tersebut dilakukan melalui program Sosialisasi UMKM Bali Nadi Jayanthi yang digelar secara rutin setiap tiga bulan oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Badung.

Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai akses keuangan, tetapi juga memberikan pembekalan terkait pemasaran produk, pembiayaan usaha, hingga perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Badung, I Ketut Sudibia, mengatakan pemilihan sektor kriya dalam kegiatan kali ini menjadi bagian dari upaya memberikan pendampingan yang lebih sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.

“Kegiatan kita pagi ini adalah Sosialisasi UMKM Bali Nadi Jayanthi. Kegiatan ini merupakan kegiatan triwulanan yang merupakan salah satu program andalan dari Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Badung. Kegiatan kali ini mengambil UMKM khusus di kerajinan atau kriya,” ujarnya.

Menurut Sudibia, pemahaman mengenai akses pembiayaan menjadi salah satu hal penting yang perlu dimiliki pelaku UMKM agar dapat mengembangkan usahanya. Karena itu, peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai pengelolaan dan pemasaran produk, tetapi juga diperkenalkan dengan peluang pembiayaan yang tersedia melalui lembaga perbankan.

“Kami berharap dengan kegiatan ini para UMKM bisa meningkatkan pemahaman mereka terkait dengan akses keuangan daerah, kemudian pemahaman mereka terkait dengan bagaimana cara memasarkan produk, kemudian bagaimana bisa mendapatkan akses keuangan berupa kredit dari perbankan seperti Sidikmara,” jelasnya.

IKLAN
Advertisement

Selain membuka wawasan mengenai pemasaran dan pembiayaan, kegiatan tersebut turut menekankan pentingnya aspek legalitas dan perlindungan terhadap hasil kreativitas pelaku UMKM. Salah satunya melalui pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual.

Bagi pelaku usaha kriya, perlindungan HKI dinilai penting untuk menjaga karya maupun inovasi yang telah dihasilkan agar memiliki perlindungan secara hukum.

“Kemudian bagaimana bisa mendaftarkan inovasi daripada para kerajinan itu pada Hak Kekayaan Intelektual,” tambahnya.

Sudibia berharap kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan tersebut dapat memberikan dampak terhadap perkembangan UMKM di Kabupaten Badung. Tidak hanya dari sisi jumlah pelaku usaha, tetapi juga menyangkut peningkatan kualitas produk, kapasitas usaha, serta kemampuan bersaing.

Baca Juga:  De Gadjah-Folago TikTok Latih Gen Z Jadi Kreator Cuan

“Harapan kami dengan acara kegiatan ini para UMKM Kabupaten Badung bisa meningkat secara kualitas, kapasitas, dan daya saing, sehingga bisa meningkatkan persaingan pada saat era globalisasi seperti sekarang ini,” pungkasnya.

Dengan pembekalan yang mencakup aspek keuangan, pemasaran, pembiayaan, serta perlindungan HKI, program UMKM Bali Nadi Jayanthi diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen pendampingan bagi pelaku UMKM kriya Badung untuk mengembangkan usaha secara lebih berkelanjutan dan menghadapi persaingan pasar yang semakin luas.

Terpopuler