Kariyasa Adnyana: Putusan MK Harus Jadi Momentum Pembenahan Tata Kelola Bencana Nasional

Kariyasa-Putusan-MK-PijarTimes
Anggota Komisi VIII DPR RI I Ketut Kariyasa Adnyana

Kejelasan pembagian kewenangan dinilai penting untuk memastikan koordinasi berjalan efektif ketika bencana terjadi. Dengan demikian, potensi tumpang tindih tugas maupun keterlambatan dalam pengambilan keputusan dan penanganan di lapangan dapat diminimalkan.

Dari aspek pembiayaan, Kariyasa mendorong pemerintah mengubah pola penganggaran penanggulangan bencana agar tidak terlalu bertumpu pada penanganan setelah bencana terjadi. Alokasi dana untuk mitigasi, kesiapsiagaan, penguatan EWS, edukasi kebencanaan, serta pembangunan infrastruktur yang tahan terhadap bencana perlu mendapatkan perhatian lebih besar.

Ia menilai, investasi pada upaya pencegahan berpotensi mengurangi risiko korban jiwa dan kerugian yang lebih besar ketika bencana melanda.

“Belanja untuk mitigasi, kesiapsiagaan, penguatan EWS, edukasi masyarakat, dan pembangunan infrastruktur tangguh bencana harus dipandang sebagai investasi untuk menyelamatkan masyarakat,” tandasnya.

Lebih lanjut, Kariyasa meminta pemerintah segera menyiapkan aturan teknis yang objektif dan transparan agar indikator penetapan status bencana sebagaimana dimaksud dalam putusan MK dapat diterapkan secara konsisten.

Aturan tersebut diharapkan memberikan pedoman yang jelas bagi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus mengurangi perbedaan penafsiran dalam menentukan status bencana. Keputusan yang diambil pun harus berlandaskan kondisi nyata di lapangan serta kebutuhan penanganan masyarakat terdampak.

Baca Juga:  Antrean BBM di Bali, De Gadjah Koordinasi dengan Pertamina dan Instruksikan Kader Gerindra Berbagi Air Minum

Bagi Kariyasa, keberhasilan sistem penanggulangan bencana tidak semata-mata ditentukan oleh keputusan pemerintah dalam menetapkan status bencana nasional. Hal yang lebih mendasar ialah kemampuan negara mencegah jatuhnya korban, memberikan perlindungan dan pertolongan secara cepat, serta memastikan masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan dengan baik.

IKLAN
Advertisement

“Pada akhirnya, ukuran keberhasilan penanggulangan bencana bukan hanya apakah status bencana nasional ditetapkan atau tidak. Ukuran paling penting adalah seberapa cepat kita bisa mencegah korban, melindungi masyarakat, memberikan pertolongan, dan membantu mereka pulih kembali,” pungkas Kariyasa.

Terpopuler