PIJARTIMES.COM, DENPASAR – Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa melepas kontingen Gerakan Pramuka Kota Denpasar yang akan berlaga dalam Lomba Tingkat IV Kwartir Daerah (Kwarda) Bali Tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, Arya Wibawa berpesan agar para peserta berjuang maksimal, menjunjung sportivitas, dan meraih prestasi dengan cara yang terhormat.
Pelepasan berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (13/10). Kegiatan ditandai dengan penyerahan bendera kontingen dan penyematan jaket kontingen secara simbolis oleh Arya Wibawa yang juga menjabat Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Denpasar.
Sebanyak 19 orang diberangkatkan dalam kontingen tersebut, terdiri atas 16 peserta, satu pimpinan kontingen, serta masing-masing satu pembina pendamping putra dan putri.
Turut hadir Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Denpasar Dr. I Gusti Lanang Jelantik, jajaran pengurus Kwarcab, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.
Dalam arahannya, Arya Wibawa mengapresiasi kesiapan para peserta yang akan membawa nama Kota Denpasar di ajang kepramukaan tingkat Provinsi Bali. Keikutsertaan mereka merupakan kelanjutan dari keberhasilan Pramuka Penggalang Denpasar meraih predikat Regu Berprestasi Tinggi dalam Lomba Tingkat III Kwarcab Kota Denpasar pada Juli 2026.
Ia meminta seluruh peserta menghadapi 21 mata lomba dengan penuh semangat dan menunjukkan kemampuan terbaik. Berbagai tantangan yang akan dihadapi mencakup keterampilan kepramukaan, ketangkasan, kreativitas, pengetahuan, hingga kemampuan bekerja sama dalam regu.
Arya Wibawa berharap kontingen Denpasar mampu meraih prestasi tertinggi sekaligus mengamankan kesempatan untuk melaju ke Lomba Tingkat V tingkat nasional pada 2027. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pencapaian tersebut harus diperoleh melalui kerja keras, kejujuran, dan sikap yang menjunjung tinggi kehormatan.
“Berprestasi dengan kemampuan, menang dengan kehormatan, dan bersaudara dalam kebersamaan,” ujar Arya Wibawa.
Selain mengejar prestasi, para peserta juga diminta menjaga kesehatan, keselamatan, kedisiplinan, serta nama baik Kota Denpasar selama mengikuti perlombaan di Bumi Perkemahan I Gusti Ngurah Rai, Margarana, Tabanan.
Arya Wibawa turut menekankan pentingnya membangun persahabatan dengan peserta dari kabupaten lain di Bali. Nilai Vasudhaiva Kutumbakam, yang bermakna bahwa semua adalah satu keluarga besar, diharapkan menjadi pedoman dalam menumbuhkan toleransi, gotong royong, kebersamaan, dan sikap saling menghormati.
Perhatian khusus juga diberikan kepada pimpinan kontingen dan para pembina pendamping. Keduanya diharapkan memastikan kebutuhan peserta terpenuhi serta kondisi kesehatan, keselamatan, dan psikologis mereka tetap terjaga sepanjang kegiatan.
Sementara itu, Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Denpasar Dr. I Gusti Lanang Jelantik mengungkapkan bahwa para peserta telah menjalani pembinaan intensif selama dua bulan terakhir. Persiapan tersebut mencakup penguasaan materi dan keterampilan kepramukaan, penguatan pengetahuan, serta perluasan wawasan untuk menghadapi berbagai tantangan perlombaan.



