Bunda Literasi Denpasar Ajak Anak Tanamkan Cinta Tanah Air

Bunda-Literasi-Denpasar-PijarTimes
Bunda Literasi Denpasar Saat Mengajak Anak Mencintai Tanah Air Indonesia

PIJARTIMES.COM, DENPASAR – Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, mengajak anak-anak menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui penguatan budaya literasi, pengenalan sejarah perjuangan bangsa, serta pelestarian budaya Indonesia sejak usia dini.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Kegiatan Literasi Kebangsaan Kecamatan Denpasar Timur Tahun 2026 bersama Ketua Harian Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, di kawasan Taman Budaya Art Center Denpasar, Minggu (25/10).

Kegiatan ini menjadi wadah edukasi untuk memperkuat karakter generasi muda sekaligus mendorong kreativitas, keberanian berekspresi, dan kecintaan terhadap keberagaman budaya Indonesia.

Turut hadir Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar, I Wayan Yusswara, Camat Denpasar Timur, Ida Bagus Agung Upawana Manuaba, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait.

Sagung Antari menegaskan, literasi memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kemampuan membaca dan menulis. Literasi juga berperan dalam memperluas wawasan, membentuk karakter, serta menanamkan semangat persatuan dan kecintaan terhadap bangsa.

Baca Juga:  DPRD Bali Sahkan APBD Perubahan 2026

Menurutnya, pembiasaan budaya literasi penting untuk membentuk generasi yang berpengetahuan, kreatif, berkarakter, dan mampu menghargai keberagaman budaya nasional.

IKLAN
Advertisement

“Melalui kegiatan Literasi Kebangsaan ini, kami berharap nilai-nilai kebangsaan dapat ditanamkan sejak dini kepada generasi penerus. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kreativitas, keberanian, serta rasa cinta terhadap budaya dan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk menggali potensi, menyampaikan gagasan, serta membiasakan diri membaca, menulis, dan bercerita. Kebiasaan tersebut dinilai penting sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi masa depan.

Sementara itu, Camat Denpasar Timur, Ida Bagus Agung Upawana Manuaba, menyampaikan bahwa Literasi Kebangsaan merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkenalkan wawasan kebangsaan kepada generasi muda melalui kegiatan yang edukatif, kreatif, dan menyenangkan.

Program tersebut juga sejalan dengan penguatan pendidikan wawasan kebangsaan yang dilaksanakan Kesbangpol Kota Denpasar. Berbagai kegiatan dirancang agar anak-anak dan masyarakat dapat terlibat secara aktif, mulai dari lomba mewarnai bertema tokoh perjuangan bangsa yang diikuti sekitar 50 peserta, lomba mendongeng bertema cinta tanah air, hingga pelatihan daur ulang sampah bagi ibu-ibu PKK.

Baca Juga:  Kejar Target 4.184 Unit, Program Bedah Rumah di Bali Dikebut

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kecintaan terhadap tanah air kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan. Lewat lomba mewarnai tokoh perjuangan bangsa, anak-anak dapat mengenal sosok-sosok yang berjasa bagi Indonesia. Sementara melalui lomba mendongeng, kami ingin mengembangkan kreativitas dan keberanian anak-anak dalam menyusun serta membawakan cerita bertema cinta tanah air,” ungkapnya.

Terpopuler