PIJARTIMES.COM, DENPASAR – Sebanyak tujuh peserta asal Kota Denpasar akan mewakili Bali dalam ajang Putri Anak dan Putri Remaja Indonesia tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 31 Oktober 2026. Menjelang kompetisi tersebut, para peserta mendapat dukungan dari Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, bersama Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa.
Dukungan itu disampaikan saat para peserta melakukan audiensi di Kantor Wali Kota Denpasar, Jumat (23/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk memberikan motivasi sekaligus mendorong para perwakilan Bali agar mempersiapkan diri secara optimal sebelum tampil di tingkat nasional.
Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengapresiasi para peserta yang telah berhasil terpilih untuk mengikuti ajang tersebut. Ia berpesan agar mereka menjaga kondisi kesehatan dan mempersiapkan mental dengan baik sehingga dapat tampil percaya diri saat menghadapi penilaian dewan juri.
“Selain untuk meningkatkan kemampuan serta mengasah rasa percaya diri, kegiatan ini juga sebagai ajang untuk memperkenalkan Kota Denpasar sebagai kota budaya di tingkat nasional,” ujarnya.
Menurutnya, keikutsertaan dalam kompetisi tersebut tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengembangkan potensi diri, tetapi juga membawa nama daerah ke tingkat nasional. Para peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan identitas Kota Denpasar.
Sementara itu, Regional Director Putri Anak dan Putri Remaja Indonesia Bali, Cokorda Istri Indah Apsari, menjelaskan bahwa kompetisi nasional akan digelar pada 31 Oktober 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
“Peserta dari Bali berjumlah sembilan orang, dengan rincian tujuh orang dari Kota Denpasar dan dua orang dari Kabupaten Badung,” jelasnya.
Ia menyebutkan, penyelenggaraan tahun ini memasuki tahun ke-10. Dalam kompetisi tersebut, peserta tidak hanya dinilai berdasarkan penampilan, tetapi juga kecerdasan, pengetahuan, dan wawasan yang dimiliki.
Karena itu, persiapan para peserta perlu mencakup berbagai aspek, mulai dari kemampuan berkomunikasi hingga pemahaman terhadap isu dan bidang yang menjadi perhatian dalam ajang tersebut.
“Kami mendorong peserta perwakilan dari Bali mempersiapkan diri dengan baik sehingga dapat memborong mahkota, seperti kategori Putri Anak Indonesia, Putri Lingkungan, Putri Pariwisata, Putri Budaya, serta Putri Pendidikan, sehingga dapat membanggakan Bali khususnya Kota Denpasar,” ujarnya.
Dengan dukungan dari pemerintah daerah dan pihak penyelenggara, para peserta diharapkan dapat tampil maksimal dalam kompetisi nasional tersebut. Keikutsertaan mereka sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda Bali untuk mengembangkan bakat, memperluas wawasan, serta memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata daerah kepada masyarakat yang lebih luas.



