Pernah Jadi Pengawal Prabowo, Putu Putera Sadana Kini Wakabareskrim Polri

Putu-Putra-Sadana-PijarTimes
Wakabareskrim Polri, Irjen Pol. Putu Putera Sadana

PIJARTIMES.COM, JAKARTA – Irjen Pol. Putu Putera Sadana kini mengemban jabatan sebagai Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Polri. Perwira tinggi kepolisian ini memiliki pengalaman panjang di berbagai bidang, termasuk pernah bertugas sebagai pengawal pribadi Prabowo Subianto saat Pemilihan Presiden 2009.

Kala itu, Putu masih berpangkat komisaris polisi (kompol) dan mendapat penugasan dari Polri sebagai pengawal pribadi atau walpri Prabowo. Pada Pilpres 2009, Prabowo maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Megawati Soekarnoputri.

Hubungan penugasan tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan karier Putu di kepolisian. Ia juga pernah bertemu Prabowo di Hambalang, Bogor, menjelang Pemilu 2024.

Sebelum dipercaya menduduki posisi Wakabareskrim Polri, Putu sempat menjalani penugasan di luar struktur organisasi kepolisian. Ia ditempatkan sebagai perwira tinggi (pati) Baharkam Polri dan mendapat penugasan di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI.

Di lembaga legislatif tersebut, Putu dipercaya menjadi Staf Khusus Ketua MPR RI sejak Januari 2024. Sebelumnya, pada 2021 hingga 2023, ia menjabat Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) Polda Metro Jaya.

Baca Juga:  Utsawa Jnananing Sad Dharma #3 Jadi Wadah Generasi Muda

Putu lahir di Jakarta pada 27 Juli 1972. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1995, satu angkatan dengan Irjen Pol. Sandi Nugroho, yang pernah menjabat Kapolda Sumatra Selatan dan Kepala Divisi Humas Polri. Istri Putu bernama Ira.

IKLAN
Advertisement

Mengawali Karier di Buleleng

Perjalanan dinas Putu di kepolisian dimulai pada 1996. Penugasan pertamanya tercatat di bagian Samapta Polres Buleleng. Ia kemudian bertugas sebagai Kanit Resintel Polsek Ubud, Polres Gianyar.

Kariernya berlanjut pada 1999 ketika dipercaya menjadi Wakapolsek Kuta, Polres Badung. Setahun kemudian, ia menjabat Kasat Serse Polres Bangli.

Pada 2001, Putu bertugas sebagai Panit Tipiter Ditserse Polda Bali. Setahun berikutnya, ia dipercaya menjadi Kapolsek Kuta Poltabes Denpasar, Bali.

Setelah menjalani sejumlah penugasan di wilayah Bali, Putu mulai berkiprah di tingkat pusat. Pada 2004, ia bertugas sebagai Penyidik Pratama Bareskrim Polri, kemudian menjadi Pama PTIK pada 2005.

Pada 2006, ia menjabat Gadik Muda Pusdik Reskrim Lemdiklat Polri sebelum melanjutkan penugasan sebagai Pamen Set NCB Interpol.

Baca Juga:  Jelang Putusan Praperadilan, Kuasa Hukum Made Daging Soroti Independensi Hakim

Tiga tahun kemudian, Putu dipercaya menduduki posisi Kasubbid Diklugri Set NCB Interpol. Pada 2010, ia menjabat Kasubag Sumda Bagrenmin Divhubinter Polri.

Memasuki 2011, Putu kembali mendapat penugasan sebagai Pamen Bareskrim Polri dan kemudian dipercaya menjadi Kanit II Bagresmob Robinops Bareskrim Polri. Pada 2012, ia kembali bertugas sebagai Pamen Bareskrim sebelum menjabat Kapolsek Metro Gambir.

Pernah Pimpin Reskrim hingga Kapolres

Pengalaman Putu di bidang reserse berlanjut ketika ia menjabat Kasatreskrim Polres Jakarta Barat pada 2014. Pada 2015, ia dipercaya menjadi Kapolres Tabanan, Bali, kemudian menjabat Wakapolres Metro Bekasi pada 2016.

Pada 2018, Putu menjalankan tugas sebagai Dosen Utama Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri. Setahun berselang, ia mendapat promosi menjadi Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua.

Terpopuler