PIJARTIMES.COM, DENPASAR – Pemerintah pusat terus memperluas program revitalisasi satuan pendidikan di Bali. Untuk Kota Denpasar, jumlah sekolah yang memperoleh bantuan revitalisasi pada 2026 meningkat signifikan menjadi 26 sekolah.
Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat meninjau langsung proyek revitalisasi SD Negeri 15 Dangin Puri, Desa Dangin Puri Kelod, Denpasar, Jumat (2/10). Dalam kunjungan tersebut, Abdul Mu’ti didampingi Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.
Abdul Mu’ti menjelaskan, secara keseluruhan sebanyak 401 satuan pendidikan di seluruh jenjang di Provinsi Bali mendapatkan dukungan program revitalisasi sepanjang 2026. Total anggaran yang dialokasikan pemerintah mencapai Rp272,66 miliar.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan kelayakan fasilitas pendidikan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja lokal.
Pada 2025, pelaksanaan program revitalisasi sekolah di Bali menyerap sekitar 2.649 tenaga kerja. Angka tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat pada 2026 menjadi 5.580 tenaga kerja.
Untuk Denpasar, Abdul Mu’ti menyebutkan terdapat sembilan sekolah yang menerima bantuan revitalisasi pada 2025 dengan nilai anggaran Rp6,139 miliar. Sementara pada 2026, cakupan program diperluas menjadi 26 sekolah dengan total anggaran Rp18,891 miliar.
“Ini menunjukkan bahwa revitalisasi tidak hanya berdampak pada peningkatan mutu satuan pendidikan, tapi juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja di daerah,” katanya.
Ia mengatakan perbaikan sekolah dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas. Sekolah dengan kondisi kerusakan berat menjadi salah satu sasaran utama dalam pelaksanaan program tersebut.
Pemerintah, lanjut Abdul Mu’ti, menargetkan seluruh satuan pendidikan di Indonesia mendapatkan perbaikan secara bertahap hingga akhir 2028.
Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan Pemkot Denpasar telah menyampaikan berbagai format dan kebutuhan administrasi yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan program revitalisasi sekolah kepada pemerintah pusat.
Salah satu sekolah yang memperoleh manfaat program tersebut adalah SD Negeri 15 Dangin Puri. Sekolah ini mendapatkan bantuan sekitar Rp478 juta yang digunakan untuk memperbaiki empat ruang kelas, melakukan penataan halaman, serta membenahi sejumlah fasilitas kamar mandi.
Jaya Negara menilai dukungan pemerintah pusat memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas fasilitas pendidikan di Denpasar. Ia menyebut dukungan anggaran untuk sektor tersebut mengalami peningkatan pada 2026.
“Ini juga sangat membantu kami di Kota Denpasar, apalagi sekarang di tahun 2026 itu totalnya hampir Rp80 miliar, ada peningkatan yang sangat signifikan,” kata Jaya Negara.
Ia pun menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di Kota Denpasar.



