Sejalan dengan perkembangan teknologi, Giri Prasta juga mendorong pemanfaatan teknologi melalui penerapan desa digital.
Menurutnya, digitalisasi dapat dimanfaatkan untuk mendukung transparansi berbagai kegiatan di tingkat banjar maupun desa. Salah satunya dalam pengelolaan dana kegiatan keagamaan sehingga masyarakat dapat mengetahui sekaligus memantau penggunaan dan peruntukannya.
Ia mengajak seluruh jajaran dan anggota Forgas di kabupaten/kota untuk terus bergandengan tangan dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam menjaga warisan leluhur.
Kolaborasi yang telah terbangun selama tiga tahun, kata Giri Prasta, diharapkan menjadi fondasi untuk memperkuat kerja sama yang lebih luas dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPD Forgas Bali Kadek Arya Bagiastra mengatakan Forgas berkomitmen berjalan beriringan dengan program dan visi Pemerintah Provinsi Bali, khususnya dalam melestarikan dan melindungi adat serta budaya Bali dari pengaruh luar yang tidak sesuai dengan nilai dan kultur masyarakat Bali.
Memasuki usia tiga tahun, Forgas berkomitmen untuk semakin solid dan dewasa serta memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kedamaian, toleransi, dan keberagaman.
Ke depan, Forgas akan memperkuat sinergi dengan desa adat sekaligus mendorong kaderisasi generasi muda agar tetap mengenal, menggunakan, dan melestarikan bahasa serta aksara Bali sebagai bagian dari warisan leluhur.
Forgas juga diharapkan terus menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai elemen kebudayaan Nusantara dari Sabang sampai Merauke. Gerakan adat, menurut Arya Bagiastra, tidak harus bersifat eksklusif, tetapi tetap dapat menjaga akar budaya sekaligus terbuka terhadap keberagaman dan perkembangan zaman.
Forgas hadir bukan untuk menolak kemajuan, melainkan memastikan kemajuan tidak menghapus identitas. Semangat tersebut sejalan dengan komitmen untuk tetap berpijak pada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai perekat kehidupan berbangsa dan bernegara.



