Pra-Porprov Buleleng 2026 Dimulai

atlet-koni-buleleng-pijartimes
Pra-Porprov 2026 resmi dibuka Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra di Lapangan Tenis Bhuwana Patra Singaraja, Rabu (9/9)

“Berikan kesempatan kepada mereka yang muda, berikan ruang kepada mereka yang mau bekerja keras, dan berikan pembinaan kepada mereka yang memiliki semangat untuk membawa nama Buleleng,” ujarnya.

Pembukaan Pra-Porprov tahun ini sekaligus bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas). Bagi Sutjidra, Haornas harus menjadi momentum untuk mendorong olahraga tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi budaya di tengah masyarakat.

Ia menilai olahraga memiliki fungsi lebih luas dalam membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, tangguh, berkarakter, percaya diri, dan memiliki prestasi. Semua itu, menurutnya, hanya dapat dibangun melalui proses panjang yang membutuhkan latihan, kedisiplinan, kerja keras, serta kemampuan untuk bangkit ketika menghadapi kegagalan.

Memasuki persiapan Porprov Bali XVII 2027, Sutjidra menegaskan Buleleng memiliki dua pekerjaan besar yang harus berjalan bersamaan: memastikan penyelenggaraan sebagai tuan rumah berjalan sukses dan mengejar prestasi olahraga.

“Jangan sampai kita hanya sukses menjadi tuan rumah, tetapi gagal dalam prestasi. Sebaliknya, jangan pula kita hanya mengejar prestasi, tetapi mengabaikan kualitas penyelenggaraan. Keduanya harus berjalan bersama,” katanya.

Baca Juga:  Hattrick Qaiz Isfahan Bawa Bali United U16 Menang Dramatis 3-2 atas Deltras FC

Pemkab Buleleng, lanjut Sutjidra, akan memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku. Dukungan tersebut mencakup anggaran, penguatan fasilitas olahraga, pembinaan atlet dan pelatih, serta berbagai kebutuhan lain yang dapat menunjang perkembangan olahraga di Buleleng.

Patriot Buleleng Jadi Target

IKLAN
Advertisement

Sutjidra juga mengingatkan atlet dan pelatih agar membawa kebanggaan sebagai “Patriot Buleleng”. Menurutnya, setiap atlet yang bertanding membawa nama daerah tidak hanya mempertaruhkan prestasi pribadi, tetapi juga membawa nama keluarga, klub, cabang olahraga, Buleleng hingga Bali.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal untuk memperkuat pembinaan dan menemukan talenta-talenta yang bisa menjadi kekuatan Buleleng pada Porprov Bali XVII 2027,” tutup Sutjidra.

Dengan dimulainya Pra-Porprov 2026, proses menuju Porprov Bali XVII 2027 kini bukan lagi sebatas wacana. Atlet mulai dipetakan, kekuatan cabang olahraga diuji, sementara Buleleng dituntut membuktikan bahwa status sebagai tuan rumah dapat berjalan beriringan dengan ambisi meraih prestasi.

Terpopuler