OTT Bupati Klaten, KPK Amankan Uang Tunai Rp1 Miliar

OTT-Klaten-Bupati-PijarTimes
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

PIJARTIMES.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai yang berdasarkan penghitungan awal diperkirakan mencapai Rp1 miliar dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Klaten, Jawa Tengah, dan Jakarta, Kamis (15/10/2026). Dalam operasi tersebut, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo turut diamankan bersama sejumlah pihak lainnya.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, uang tunai tersebut menjadi salah satu barang bukti yang disita tim penyidik. Namun, nominal pastinya masih menunggu proses penghitungan selesai.

“Selain mengamankan para pihak, tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai. Masih proses hitung. Hitungan awal sementara sekitar Rp1 miliar,” kata Budi dalam keterangannya, Kamis (15/10/2026).

Selain menyita uang tunai, KPK mengamankan total 20 orang dari dua wilayah, yakni Klaten dan Jakarta. Penindakan tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak KPK.

“Terkait kegiatan penyelidikan KPK di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, konfirm, bahwa hari ini Kamis (15/10), telah terjadi peristiwa tertangkap tangan,” ujarnya.

Baca Juga:  OTT Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

Dari 20 orang yang diamankan, salah satunya adalah Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Para pihak yang ditangkap di Klaten saat ini masih dimintai keterangan di Polres Klaten.

IKLAN
Advertisement

“Para pihak yang diamankan di Klaten saat ini masih dilakukan permintaan keterangan di Polres Klaten. Salah satunya adalah Bupati Klaten,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak-pihak yang diamankan di Jakarta menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.

KPK menduga perkara yang menjadi dasar OTT tersebut berkaitan dengan penerimaan oleh penyelenggara negara. Dugaan itu mencakup urusan pengadaan barang dan jasa, perizinan, hingga penerimaan lain yang bersumber dari organisasi perangkat daerah (OPD).

Penyidik juga mendalami dugaan pemberian dari bupati kepada oknum di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang berkaitan dengan pelaksanaan audit.

Dalam operasi tersebut, pihak yang diamankan berasal dari berbagai unsur, mulai dari bupati sebagai penyelenggara negara, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten dan BPK, hingga pihak swasta.

KPK kini masih memeriksa para pihak yang diamankan untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan tindak pidana dalam perkara tersebut. Penghitungan uang tunai yang disita juga masih berlangsung guna memastikan jumlah barang bukti secara pasti.

Baca Juga:  Gerindra Salurkan 10 Ribu Paket Sembako di NTT

Adapun konstruksi perkara dan status hukum pihak-pihak yang diamankan akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut.

Terpopuler