Bagi Desak, keberhasilan di Asian Games Aichi-Nagoya bukanlah garis akhir. Ia langsung mengarahkan fokus pada target berikutnya, yakni Olimpiade Los Angeles.
“Pencapaian ini bukanlah akhir, melainkan pijakan awal. Saya kembali fokus dan bersiap penuh untuk menyambut Olimpiade Los Angeles. Saya mohon doanya selalu, semua ini bisa terwujud atas kekuatan doa masyarakat Indonesia dan kerja keras seluruh tim yang sangat hebat,” katanya.
Prestasi Atlet Buleleng Terus Bertambah
Keberhasilan Desak menambah deretan prestasi atlet Buleleng di arena internasional. Sebelumnya, dua atlet binaan PBFI Buleleng, Komang Gading Darmawan dan Dewa Putu Bayu, sama-sama membawa pulang medali perak dari 58th Asian Bodybuilding and Physique Sports Championships 2026 di Bangkok, Thailand.
Prestasi lainnya datang dari cabang woodball. I Gede Prabawa Darma Nugraha Mapet menjadi bagian dari tim Indonesia yang meraih medali emas nomor Fairway Competition Men’s Team pada 10th World Cup Woodball Championship 2026 di Perlis, Malaysia.
Rangkaian capaian tersebut dinilai menunjukkan hasil pembinaan olahraga di Buleleng yang terus berjalan.
Supriatna berharap prestasi para atlet tersebut dapat berlanjut di berbagai kompetisi internasional dan menjadi motivasi bagi generasi atlet berikutnya.
“Mudah-mudahan atlet Buleleng terus bisa menunjukkan militansinya di ajang dunia. Ini merupakan hasil pembinaan dan proses latihan, kerja keras dan disiplin yang sangat panjang sebelum menjadi juara dunia,” jelas Supriatna.



