Ngurah menyebut total nilai ekspor Bali pada Januari-Agustus 2026 mencapai 276.341.625 dolar AS. Adapun nilai perdagangan Bali ke Timor-Leste berdasarkan Surat Keterangan Asal (SKA) yang diterbitkan Disperindag Bali pada periode yang sama mencapai 18.845.350 dolar AS.
Komoditas yang diperdagangkan antara lain kerajinan kayu, furniture, kerajinan logam, tekstil dan produk tekstil, serta sejumlah komoditas lainnya.
“Di bidang perdagangan, terdapat ruang yang luas untuk meningkatkan hubungan, memperluas akses pasar, dan memperkenalkan produk-produk unggulan dari kedua wilayah,” kata Ngurah.
Kerja sama juga diarahkan pada sektor investasi yang dinilai dapat menciptakan nilai tambah, memperkuat kapasitas pelaku usaha, membuka lapangan kerja, dan mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan.



