PIJARTIMES.COM, BULELENG – Ajang olahraga otomotif di Kabupaten Buleleng mendapat suntikan semangat baru melalui gelaran Bupati Buleleng Cup I Grass Track & Motocross Championship 2026. Sebanyak 244 crosser dari Bali dan Jawa turun beradu kemampuan dalam kompetisi yang digelar di R-Joss24, Sabtu-Minggu (12-13/9/2026).
Kejuaraan yang berkolaborasi dengan IMI Buleleng tersebut mempertandingkan total 31 race. Selain menjadi arena persaingan para pembalap, event ini diarahkan untuk memperkuat pembinaan atlet muda sekaligus mendorong pengembangan olahraga otomotif dan sport tourism di Buleleng.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng terhadap ajang tersebut turut ditunjukkan Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. Ia memberikan tambahan hadiah sebesar Rp50 juta bagi para pembalap yang berhasil meraih prestasi.
Tambahan hadiah itu menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah atas antusiasme dan perjuangan para peserta yang ambil bagian dalam kompetisi.
Bupati Sutjidra menegaskan bahwa penyelenggaraan event otomotif tidak seharusnya hanya berorientasi pada perlombaan. Menurutnya, kompetisi semacam ini harus mampu menjadi bagian dari proses pembinaan atlet muda secara berkelanjutan.
“Kita ingin event seperti ini tidak berhenti sebagai ajang perlombaan saja. Yang lebih penting bagaimana pembalap-pembalap muda di Buleleng mendapatkan ruang untuk berlatih, bertanding dan meningkatkan prestasinya,” ujar Sutjidra.
Selain pembinaan atlet, kualitas lintasan juga menjadi perhatian. Sutjidra menilai keberadaan sirkuit yang memadai akan berpengaruh terhadap keamanan pembalap sekaligus meningkatkan kualitas latihan dan kompetisi.
“Sirkuit tentu harus terus kita tingkatkan kualitasnya. Kalau fasilitasnya semakin baik, kita berharap semakin banyak event berkualitas yang bisa digelar di Buleleng dan semakin banyak atlet muda yang lahir dari sini,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Bupati Buleleng Cup I, dr. I Gede Purnamawan, melihat jumlah peserta yang mencapai 244 crosser sebagai indikator tingginya minat terhadap olahraga grass track dan motocross di Buleleng.
“Peserta mencapai 244 Crosser dari Jawa dan Bali. Ini menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi. Ke depan kami berharap kualitas sirkuit juga terus ditingkatkan sehingga event seperti ini bisa berkembang lebih besar,” kata Purnamawan.
Dukungan terhadap keberlanjutan olahraga otomotif juga datang dari Pembina R-Joss24 Buleleng, I Nyoman Sunarta, SH., MH. Ia memastikan pihaknya ingin menjadikan R-Joss24 bukan sekadar lokasi perlombaan, melainkan ruang yang dapat dimanfaatkan generasi muda untuk mengembangkan bakat secara positif.
“Kami berkomitmen untuk terus berkegiatan dan memberikan ruang bagi anak-anak muda yang memiliki minat serta bakat di olahraga otomotif. Tentunya kegiatan ini harus terus dikembangkan dengan mengedepankan keselamatan, sportivitas dan pembinaan,” ujar Sunarta.
Sunarta berharap peningkatan kualitas sirkuit dapat terus dilakukan sehingga R-Joss24 mampu berkembang menjadi salah satu venue olahraga otomotif yang diperhitungkan di Bali.



