PIJARTIMES.COM, GIANYAR – Penyerang anyar Bali United FC, Jort van der Sande, mencatatkan penampilan perdananya di kompetisi Super League 2026/27 ketika membantu Serdadu Tridatu mengalahkan PSS Sleman dengan skor 2-1, Jumat (4/9).
Striker berusia 30 tahun tersebut tampil selama 90 menit penuh dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Jort bahkan sempat menjebol gawang PSS, namun gol tersebut tidak disahkan setelah hakim garis mengangkat bendera karena dirinya dinilai berada dalam posisi offside.
Debut di kompetisi sepak bola Indonesia memberikan pengalaman baru bagi Jort. Pemain asal Bonaire itu kemudian membandingkan atmosfer dan kondisi kompetisi di Indonesia dengan Belanda, negara tempat ia mengawali perjalanan profesionalnya.
Menurut Jort, salah satu perbedaan yang paling mudah dirasakan adalah kondisi cuaca. Meski demikian, proses adaptasi yang telah dijalaninya selama kurang lebih dua bulan membuatnya mulai terbiasa dengan lingkungan sepak bola Indonesia.
“Cuaca memang menjadi faktor yang paling terlihat dengan perbedaan antara liga di Indonesia dan Belanda, dimana di sini lebih hangat. Tapi dengan dua bulan saya menjalani proses adaptasi di sini, saya mulai terbiasa dengan situasi kompetisi di Indonesia,” ungkap Jort.
Selain kondisi cuaca, Jort juga mendapatkan pengalaman berbeda dari atmosfer pertandingan. Laga kontra PSS Sleman tersebut disaksikan sekitar 16 ribu penonton yang memadati Stadion Kapten I Wayan Dipta. Dukungan datang dari suporter Bali United maupun pendukung tim tamu.
Musim ini juga menghadirkan perubahan dalam atmosfer kompetisi karena suporter tim tamu kembali diperbolehkan hadir di stadion lawan dengan sejumlah ketentuan. Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antarsuporter sekaligus menciptakan iklim sepak bola yang lebih positif.
Bagi Jort, jumlah dan antusiasme penonton pada laga debutnya menjadi pengalaman yang berkesan. Ia mengaku atmosfer di Stadion Dipta jauh lebih besar dibandingkan pertandingan pramusim yang sebelumnya pernah ia jalani.
“Atmosfer yang luar biasa dan menjadi kejutan buat saya karena sebelumnya juga di pramusim ada suporter. Tapi di laga kali ini berbeda dan suporter yang hadir lebih banyak dari sebelumnya. Kami bermain dengan baik dan mencetak gol lebih banyak sehingga berhasil mencetak hasil positif di pekan pertama,” ungkap Jort.
Setelah meraih kemenangan pada laga pembuka, Jort bersama rekan-rekannya kini kembali menjalani persiapan melalui sejumlah program latihan. Fokus Bali United selanjutnya adalah mempertahankan tren positif pada pertandingan pekan kedua Super League 2026/27.
Bali United dijadwalkan kembali tampil di hadapan pendukungnya dengan menjamu Isenmulang Kalteng FC pada Sabtu (12/9) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.(na)