Utsawa Jnananing Sad Dharma #3 Jadi Wadah Generasi Muda

utsawa-jnanaing-PijarTimes
Utsawa Jnananing Sad Dharma #3 yang digelar Kelompok Kerja Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng

PIJARTIMES.COM, BULELENG – Pembinaan generasi muda Hindu di Kabupaten Buleleng terus mendapat perhatian. Salah satunya melalui pelaksanaan Utsawa Jnananing Sad Dharma #3 yang digelar Kelompok Kerja Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 7–9 Oktober 2026, tersebut tidak hanya diarahkan sebagai ajang perlombaan keagamaan. Utsawa Jnananing Sad Dharma juga menjadi ruang bagi generasi muda Hindu untuk mengembangkan kreativitas, keberanian tampil, karakter, serta kemampuan bersaing.

Pembukaan kegiatan berlangsung di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng. Sejumlah tokoh dan unsur terkait hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Ketut Ngurah Arya, S.M., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng I Gede Sumarawan, S.E., M.Pd.H., Ketua PSN Kabupaten Buleleng, perwakilan PHDI Kabupaten Buleleng, jajaran Kemenag, guru pendamping, peserta lomba, panitia, serta mahasiswa PKL IAHN Mpu Kuturan Singaraja.

Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Ketut Ngurah Arya mengapresiasi penyelenggaraan Utsawa Jnananing Sad Dharma #3. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda Hindu untuk menggali sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki.

Baca Juga:  Peserta Membludak sampai Kantong Darah Habis, Rumah KAKEK Sukses Gelar Donor Darah

“Anak-anak kita ini memiliki potensi yang luar biasa. Jangan sampai potensi itu hanya berhenti di tingkat Kabupaten Buleleng. Kita ingin mereka mampu bersaing sampai tingkat Provinsi Bali bahkan nasional,” ujar Ketut Ngurah Arya.

Ia menilai proses pembentukan generasi muda tidak dapat hanya mengandalkan pendidikan formal. Pembinaan melalui kegiatan keagamaan dinilai memiliki peran penting dalam membangun karakter sekaligus memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai spiritual.

IKLAN
Advertisement

“Kita ingin melahirkan generasi muda Hindu yang berkarakter, percaya diri, memiliki kemampuan, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah maupun kehidupan beragama,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan tersebut, Ketua DPRD Buleleng turut menyerahkan bantuan dana kegiatan kepada panitia. Bantuan itu diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan seluruh rangkaian Utsawa Jnananing Sad Dharma #3.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng I Gede Sumarawan menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Menurut Sumarawan, esensi Utsawa Jnananing Sad Dharma tidak semata-mata terletak pada siapa yang berhasil menjadi juara. Lebih dari itu, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk berani tampil di depan publik, mengasah kemampuan, sekaligus memperdalam kecintaan terhadap ajaran Hindu.

Baca Juga:  Pernah Jadi Pengawal Prabowo, Putu Putera Sadana Kini Wakabareskrim Polri

“Utsawa Jnananing Sad Dharma ini bukan semata-mata mencari siapa yang menjadi juara. Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak kita mendapatkan ruang untuk mengembangkan potensi, berani tampil, dan semakin mencintai ajaran agama Hindu,” ungkap Sumarawan.

Terpopuler