Dua Binaragawan Buleleng Sabet Perak di Kejuaraan Asia 2026

Atlet-Buleleng-Perak-PijarTimes
Atlet Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Buleleng, Komang Gading Darmawan dan Dewa Putu Bayu Saat membawa pulang medali perak dari ajang 58th Asian Bodybuilding and Physique Sports Championships 2026 di Bangkok, Thailand

PIJARTIMES.COM, BULELENG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet binaraga Buleleng di level internasional. Dua atlet binaan Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Buleleng, Komang Gading Darmawan dan Dewa Putu Bayu, berhasil membawa pulang medali perak dari ajang 58th Asian Bodybuilding and Physique Sports Championships 2026 di Bangkok, Thailand.

Kejuaraan yang berlangsung pada 22-28 September 2026 tersebut diikuti atlet binaraga dan physique dari sejumlah negara Asia. Gading dan Dewa Bayu sama-sama berhasil menembus posisi runner-up pada nomor yang berbeda.

Gading tampil di nomor Men’s Bodybuilding kelas 75 kilogram dan finis di posisi kedua. Sementara Dewa Bayu meraih medali perak pada nomor Men’s Athletic Physique Up to 182 cm.

Di kelas 75 kilogram, posisi teratas ditempati atlet Nepal, Sagendra Sing. Gading berada di posisi kedua, sedangkan medali perunggu diberikan kepada Stoyanov Valeriy dari Nepal, Himanshu Upadhyay dari India, dan Vo Van Hoai dari Vietnam.

Sementara itu, nomor Men’s Athletic Physique Up to 182 cm menempatkan atlet Malaysia sebagai peraih medali emas. Posisi ketiga diraih atlet asal Singapura, sedangkan Dewa Putu Bayu berada di urutan kedua.

Baca Juga:  Preview Persija vs Persib: Bangun Momentum, Jaga Tekad

Ketua Pengkab PBFI Buleleng, I Made Widiasa Pasputra, mengapresiasi capaian dua atlet tersebut. Ia menyebut keberhasilan meraih dua medali perak tidak terlepas dari persiapan panjang yang telah dilakukan sebelum keberangkatan ke Thailand.

IKLAN
Advertisement

Menurut Widiasa, Gading dan Dewa Bayu telah menjalani program persiapan selama sekitar satu tahun. Latihan dilakukan secara bertahap dengan fokus membangun kondisi fisik, meningkatkan kualitas otot, sekaligus mempersiapkan penampilan agar mampu bersaing di level Asia.

“Dari persiapan sampai latihan selama satu tahun, semuanya berjalan sesuai dengan yang kami harapkan. Kami memang yakin keduanya bisa masuk podium,” ujar Widiasa.

Keyakinan tersebut semakin terlihat ketika kedua atlet menjalani babak pre-judging. Widiasa mengaku sudah melihat peluang keduanya untuk melaju ke babak final, meski saat itu kekuatan seluruh peserta belum sepenuhnya dapat dipetakan.

“Ketika melihat penampilannya saat pre-judging, saya sudah punya bayangan bahwa kedunya akan menjadi finalis. Astungkara, akhirnya Gading dan Dewa Bayu masuk final dan meraih juara dua,” katanya.

Ia menyebut penampilan keduanya menunjukkan kesiapan yang telah dibangun selama masa persiapan. Mulai dari conditioning, ketebalan otot, hingga penampilan di atas panggung dinilai telah memenuhi standar kompetisi.

Baca Juga:  244 Crosser Ramaikan Bupati Buleleng Cup 2026

“Kalau melihat dari kesiapan, conditioning, dan ketebalannya, atlet kami memamg layak untuk mendapatkan medali di kejuaraan kali ini,”imbuhnya.

Widiasa menambahkan, hasil akhir dalam kompetisi binaraga tetap ditentukan oleh penilaian juri berdasarkan sejumlah aspek fisik dan penampilan. Karena itu, keberhasilan Gading dan Dewa Bayu merebut medali perak dinilai menjadi pencapaian penting bagi pembinaan atlet binaraga di Buleleng.

Terpopuler